It was, It is, and It will be: “tak ada kata terlambat untuk berubah!!!”

It was, It is, and It will be: “tak ada kata terlambat untuk berubah!!!”

Banyak orang yang menganggap bahwa apa yang sudah kita miliki, baik itu sifat, kecerdasan, kepekaan terhadap lingkungan, keimanan, dan kebiasaan, semuanya itu bersifat sudah final. Emang saya adanya begini, diapa-apain ya kurang lebih akan begini juga. Saya pemarah, bodoh, malas, minder, miskin, penakut, dan banyak predikat lainnya yang sudah kita patenkan untuk kita. Awas ini bahaya!!!

Orang seperti itu mencampur adukkan antara masa lalu (it was), saat ini (it is), dan yang akan datang (it will be). Itu biasanya berlaku buat para penakut dan pengecut. Menganggap semua yang kita miliki sudah final itu juga “meremehkan TUHAN” karena Tuhan disini diposisikan sebagai “yang tidak bisa merubah”. Padahal Tuhan akan menjadikan apapun yang DIA mau.

Disini butuh pemahaman bahwa “the past is not equal with today” dan “the past is not equal with the future”. Karena kita tidak bisa merubah “the past” maka mari kita merubah “today and the future”.

Mari kita berani berubah, dan kemudian berdoa “Thanks God I’m changing to be better”

adopted from Praptapa, Agung (2008).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: