Pusat data masa depan struktur anjungan di tengah lautan rekayasa Google.

Pusat data masa depan struktur anjungan di tengah lautan rekayasa Google.
Sabtu, 20-09-2008

Tidak perlu disangkal bahwa “Data Center” menjadi infra-struktur utama berfungsi selaku tulang punggung keunggulan layanan mesin pencarian informasi Google dalam menampilkan permintaan telusur informasi yang bermilyar jumlahnya masuk ke situs Google.com ; dimana info terkini menyatakan bahwa ada sejumlah 200.000 lebih perangkat server milik Google yang tersebar di seluruh dunia guna melayani penelusuran info yang masuk serempak. Para insinyur Google dikenal piawai dalam merangkai penataan jaringan arsitektur server komputer dengan muatan aplikasi algoritma level tercanggih untuk menjalankan operasi komputansi pada perangkat komputer, ternyata kini pun membuat langkah kejutan dengan langkah pengajuan paten rekayasa rancangan data center berupa anjungan terapung di tengah lautan.
Google tengah mengajukan aplikasi paten kepada institusi kantor layanan paten Amerika Serikat yakni US-PTO untuk memperoleh paten data center yang dikategorikan sebagai: “water-based data center”. Disebutkan demikian berhubung sumber energi untuk pembangkit daya listrik serta mesin pendingin ruangan berikut seluruh perangkat mesin komputer diupayakan seluruhnya berasal dari pembangkitan energi dari pergerakan gelombang laut. Dalam pemikiran para insinyur Google pengalokasian data centers berukuran raksasa yang selama ini berkelanjutan dibangun di daratan semakin hari akan semakin menjadi memadati muka bumi disamping pengoperasian yang menghabiskan sumber daya energi konvensional.

Rancangan ujud anjungan data centers terapung rekayasa Google akan berupa arsitektur gugusan grid segi-6 berbentuk serupa sarang tawon : “honeycomb-shaped” hingga menjadikan ruangan menjadi sungguh efisien serta berdimensi relatif kecil jika dibandingkan tipikal data center model konvensional berbentuk box. Perihal penerapan energi gelombang : “wave-motion energy” berhubung penempatan diatas permukaan laut dimaksudkan agar sistem energi selagi beroperasi dapat mandiri untuk mencukupi sendiri : “self-sufficient” .
Gugusan susunan komputer dalam model pusat data masa depan rancangan Google pertama dimuat dalam kapal laut untuk selanjutnya ditautkan pada anjungan terapung di tengah laut yang berkarakteristik spesifik, yakni memiliki gelombang yang potensial guna membangkitkan energi berdasarkan pergerakkan alami gelombang laut. Energi gelombang dengan mesin pembangkit serupa model mesin Pelamis akan membangkitkan energi listrik dilengkapi dengan sistem pompa guna mengalirkan sirkulasi air untuk pendinginan mesin komputer dan ruangan.
Sesungguhnya dalam dunia rekayasa komputer langkah yang dilaksanakan Google adalah sejalan dengan riset kajian kalangan ilmuwan IBM yang mengetengahkan pemikiran bahwa air adalah 4.000 kali lebih efektif dari pada udara untuk mendinginkan sistem komputer. Dalam ajang CeBIT 2008 yl Lab Penelitian IBM di Zurich menampilkan konsep pusat data “emisi-nol” yang bekerja berdasar inovasi dalam sistem pendingin air jenis baru pada komputer yang diinstalasikan yakni “ditanam langsung” pada setiap chip guna mendinginkan panas yang timbul saat komputer selagi beroperasi.

Sumber: Up-dates C|Net dan situs IBM. / Rizal AK.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: